Penjelasan suara BEEP PADA PC maupun LAPTOP

No.

Ciri-ciri

Kerusakan

Cara memperbaiki

1.CPU

1.

Beep panjang 1x

Memory

–          Membersihkan memory

–          Memakai memory lain dan memory dipasang di PC lain

–          Mengganti memory

2.

Beep panjang 3x

Keyboard error

–          Ganti keyboard

3.

Beep panjang 1x, 1x pendek

Motherboard

–          Ganti MB

–          Pasang MB pada PC lain

4.

Beep panjang 1x, 2x pendek

DRAM Parity

–          Cek dengan menggunakan software diagnosa (sisoft Sandra, dll)

5.

Beep panjang 1x, 3x pendek

VGA Card

–          Cek dengan menggunakan software diagnosa

6.

Beep 1x

Monitor

–          Periksa kembali interface

–          Reset chip

–          Booting ulang

–          Jika tetap ganti kartu grafis (jika memakai kartu grafis)

7.

Beep 2x

– Memory PC (chip)

– Video (monitor/grafis)

–          Periksa fasilitas video

–          Pasang kembali komponen dengan benar

–          Booting ulang

–          Menukar kedudukan chip memory

8.

Beep 3x

– Memory PC (chip)

– Video (monitor/grafis)

–          Periksa fasilitas video

–          Pasang kembali komponen dengan benar

–          Booting ulang

–          Menukar kedudukan chip memory

9.

Beep 4x

Timer PC

–          Setting ulang

–          Pasang kembali komponen dengan benar

–          Booting ulang

–          Menukar kedudukan chip memory

10.

Beep 5x

Memory

–          Periksakedudukan memory

–          Booting ulang

–          Ganti MB / Processor

11.

Beep 6x

Chipset pada keyboard

–          Atur kedudukan chipset

–          Ganti chipset/ MB

12.

Beep 7x

– Processor (salah satu kaki processor patah)

– Motherboard (tidakberes)

–          Pasang processor pada PC lain, jika berjalan normal berartikerusakanpada Motherboard

–          Ganti motherboard

13.

Beep 8x

Kartugrafis

–         Pastikan kartu grafis sudah terpasang benar pada Portnya

–          Ganti jika tetap bermasalah

14.

Beep 9x

BIOS

–          Ganti BIOS

–          Upgrade BIOS saatganti MB

15.

Beep 10x

CMOS

–          Mereset CMOS dengan bateray CMOS

–          Mereset dengan jumper CMOS

16.

Beep 11x

Cache memory

–          Aktifkan kembali (ctrl+alt+shift), apabila cache memory secara otomatis men-disable

–          Ganti memory

17.

Beep terusmenerus

Modul memory / memory video

–          Cek dengan menggunakan software diagnosa (sisoft Sandra, dll)

18.

Terus-menerus hi-lo beep

CPU overheating

–          Ganti motherboard

19.

Beep panjangberulang-ulang

Memory eror

–          Ganti memory

–          Bersihkan memory

–          Pakai memory pada PC lain

20.

Tanpaadabunyisamasekali

Computer

–          Periksa motherboard,

–          Periksa speaker internal

–          Cek power supply

2. MONITOR

1.

Monitor tidakmauhidup

Monitor dan PC

–          Cek koneksi kabel (dari power outletnya ke tombol power pada PC )

2.

Monitor berubahwarna

Monitor

–          Apabila warna monitor berganti, buka casing lalu kencangkan sambungan pada keyboard, video, amplivier dengan board traster

3.

Ukurantampilan monitor tidaksesuaikeinginan

Software

–          Masuk display properties (klik kanan sembarang tempat pilih properties)

–          Tekan tab setting dan atur ukuran tampilan sesuai dengan keinginan (pada screen area)

4.

Monitor berkedipsaatdigunakan

Software

–          Masuk display properties (klik kanan sembarang tempat pilih properties)

–          Tekan Tab setting danklik advance, klik adapter

5.

Monitor menjadigelapsaat loading windows

Software

–          Pastikan setup driver untuk monitor sudahtepat (setting frekuensitidakterlalutinggi)

–          Masukkekondisi safe mode (F8)

6.

Monitor hang

Software

–          Tekan ctrl+alt+del >klik End task pada program “Not Responding”

–          Restart CPU

–          Install ulang Windows

3. FAN

1.

Tidakberputar

Kipas/heatsink

–          Memeriksa kabel-kabelkonektor

–          Memeriksa panel-panel

2.

Fan pendinginmati

Fan

–          Periksa Fan dankabel power

–          Bersihkan fan

–          Berisedikit pasta

–          Gantiapabilatetapmati

3.

Bunyi fan berisik

Fan

–          Matikan computer, buka casing

–          Rapikan

4. MOUSE dan KEYBOARD

1.

Tidakterdeteksi PC

Mouse dan Keyboard

–          Matikan computer, cek kabel computer, tancapkan kembali dan nyalakan

–          Ganti keyboard lain

–          Lakukan pendeteksian kambali driver

–          Jika tidak bisa, gantilah

2.

Pointer loncat-loncat

Mouse

–          Segera bersihkan , khususnya pada bola mouse

3.

Keyboard macet

Keyboard

–          Buka keyboard danbersihkan

–          Ganti keyboard bila sudah tidak bisa

Advertisements

Dehidrasi

Tanda-tanda Anda kurang minum air terkadang sulit dibedakan dengan gejala penyakit lainnya. Namun jika Anda merasakan dua atau lebih dari gejala berikut, mungkin saja Anda mengalami dehidrasi.

Dehidrasi merupakan kondisi hilangnya air dan elektrolit seperti sodium, klorida dan kalium, yang diperlukan bagi tubuh untuk menjalankan fungsinya dan baik untuk kesehatan. Seperti yang diketahui penyebab utama dehidrasi umumnya karena seseorang tidak minum cukup air.

Dan, tanda-tanda Anda mengalami dehidrasi yaitu :

1. Mulut Kering
Jika mulut terasa kering, ada kemungkinan Anda mengalami sedikit dehidrasi. Tetapi perlu diingat juga bahwa sebagian obat-obatan juga menyebabkan mulut kering. Jadi jika Anda mengalami tanda ini, mungkin bisa saja hanya efek samping dari obat, bukan dehidrasi sebenarnya.

2. Sakit Kepala
Jika Anda merasakan sakit kepala, mungkin saja ini merupakan tanda bahwa Anda kurang banyak meminum air. Terutama, jika sakit kepala dikombinasi dengan rasa letih yang luar biasa. Jadi, jika Anda mengalami sakit kepala, cobalah minum air sampai rasa sakit di kepala Anda hilang.

3. Warna Urin Keruh
Cobalah periksa warna urin Anda saat sedang buang air kecil. Jika urin berwarna kuning gelap atau, lebih parah lagi, cokelat gelap, itu artinya Anda mengalami dehidrasi. Segeralah minum lebih banyak air.

4. Pusing
Pusing merupakan tanda lain Anda kurang minum air. Pusing bisa juga disebabkan oleh efek obat atau rasa kantuk, namun jika Anda merasakan pusing dan gejala lain seperti nyeri pada punggung dan pundak, itu tandanya Anda dehidrasi.

5. Detak Jantung Meningkat
Jantung berdetak cepat dan berdebar merupakan salah satu tanda yang paling menakutkan dari dehidrasi. Kebanyakan orang dewasa memerlukan antara sekitar 2 liter air atau lebih setiap hari tergantung dari aktivitas, berat dan tinggi badan, serta gaya hidup.

6. Lapar
Rasa lapar yang terus-menerus merupakan tanda lain Anda kurang minum air. Sebelum Anda memutuskan untuk makan, cobalah terlebih dulu untuk meminum segelas air. Jika rasa lapar mereda, itu artinya Anda hanya haus.

7. Mengantuk
Lesu dan mengantuk adalah bisa jadi tanda Anda tidak minum cukup air. Ini cara tubuh melambat untuk menghemat air. Sebagai rekomendasi, minum air dingin perlahan dan lihat apakah Anda kembali segar.

8. Kulit Kering
Jika Anda merasa sudah sering menggunakan pelembab kulit, namun tetap bersisik dan kering, mungkin hal itu disebabkan oleh dehidrasi. Ingat, kulit yang sehat adalah kulit yang lembab.

9. Haus
Tentu saja ini gejala yang paling logis dari dehidrasi. Minumlah ketika Anda merasa haus atau merasa belum mencukupi kebutuhan air harian. Namun, jika Anda merasa sudah minum cukup air namun masih sering haus, bisa jadi itu tanda diabetes.

Maka dari itu untuk terhindar dari masalah dehidrasi, segeralah Anda meminum air meskipun satu gelas.

Bahaya mengkomsumsi botol air mineral

Kala budaya instant membuat hidup manusia lebih sakit dan jauh dari kata higienis

Semua orang tahu bahwa kebiasaan meminum air mineral sebanyak 8 gelas per hari, baik untuk tubuh. Namun jika meminum air dari kemasan botol, justru bisa membahayakan,  Mengapa?

1. Membuat Bibir Cepat Keriput
Seperti yang diketahui saat meneguk air dari botol, bibir secara spontan akan mengerut untuk menyesuaikan dengan lebar lubang botol tersebut. Gerakan mengerut inilah yang bisa menyebabkan timbulnya garis-garis dan kerutan pada bibir. Jika terus menerus dibiasakan minum air dari botol, lipatan-lipatan akan terbentuk pada bibir secara permanen yang tampak seperti kerutan.

2. Dapat Memicu Obesitas
Zat kimia yang digunakan dalam membuat kemasan plastik, seringkali dikaitkan dengan risiko kanker dan bahkan diberi label zat beracun. Zat itu adalah bisphenol A (BPA), bahan kimia yang umum digunakan untuk membuat botol plastik. BPA merupakan endocrine disruptor yang dapat mempengaruhi aktivitas hormon normal di dalam tubuh.

BPA bisa memicu tubuh untuk meningkatkan lebih banyak lemak.  Selain itu, BPA juga dapat membuat bertambahnya produksi insulin (cara tubuh mengatur lemak dan karbohidrat). Jika terlalu banyak insulin, tubuh menjadi ‘kebal’ terhadap dampaknya, yaitu kenaikan berat badan dan diabetes tipe 2.

3. Mulut Galon Air Mengandung Bakteri
Tisu basah yang diberikan ketika membeli air galon mengandung alkohol yang bisa digunakan untuk membunuh bakteri. Yang sebaiknya dilap itu mulutnya karena bagian itu yang masuk ke dalam dispenser dan bukan bagian badannya yang diberikan alkohol.

Itulah sedikit tiga macam penting dari bahaya mengkomsumsi botol air mineral, sebaiknya mulai saat ini dibiasakan minum menggunakan gelas sehingga terhirndar dari bahaya tersebut serta mengurangi penggunaan botol air minuman pada kehidupan sehari-hari dan menjaga kelestarian alam lingkungan dari sampah-sampah plastik.

Cuci Tangan Pakai Sabun

Mencuci tangan dengan sabun bertujuan untuk mengurangi jumlah mikroorganisme dari bagian tangan kita, sementara itu kita ketahui bahwa tangan merupakan salah satu media penghantar masuknya mikroorganisme ke dalam tubuh manusia.
Mencuci tangan dengan sabun adalah salah satu tindakan sanitasi dengan membersihkan tangan dan jari jemari menggunakan air dan sabun oleh manusia untuk menjadi bersih dan memutuskan mata rantai kuman. Mencuci tangan dengan sabun dikenal juga sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit. Hal ini dilakukan karena tangan seringkali menjadi agen yang membawa kuman dan menyebabkan patogen berpindah dari satu orang ke orang lain, baik dengan kontak langsung ataupun kontak tidak langsung.

Dengan kata lain, tangan dapat menjadi media penularan berbagai penyakit menular seperti penyakit gangguan usus dan percernaan (diare dan sejenisnya), influenza, serta berbagai penyakit lain. Bahkan, kebiasaan mencuci tangan yang diabaikan oleh petugas medis di rumah sakit dapat memicu berkembangnya infeksi nosokomial di rumah sakit antar pasien yang disentuh oleh tenaga medis yang bersangkutan, bahkan hingga antar tenaga medis.

Penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan mencuci tangan dengan sabun

  1. Diare. Penyakit diare menjadi penyebab kematian kedua yang paling umum untuk anak-anak balita. Penyakit diare seringkali diasosiasikan dengan keadaan air, namun secara akurat sebenarnya harus diperhatikan juga penanganan kotoran manusia seperti tinja dan air kencing, karena kuman-kuman penyakit penyebab diare berasal dari kotoran-kotoran ini. Kuman-kuman penyakit ini membuat manusia sakit ketika mereka masuk mulut melalui tangan yang telah menyentuh tinja, air minum yang terkontaminasi, makanan mentah, dan peralatan makan yang tidak dicuci terlebih dahulu atau terkontaminasi akan tempat makannya yang kotor.
  2. Infeksi saluran pernapasan adalah penyebab kematian utama untuk anak-anak balita. Mencuci tangan dengan sabun mengurangi angka infeksi saluran pernapasan ini dengan dua langkah: dengan melepaskan patogen-patogen pernapasan yang terdapat pada tangan dan permukaan telapak tangan dan dengan menghilangkan patogen (kuman penyakit) lainnya (terutama virus entrentic) yang menjadi penyebab tidak hanya diare namun juga gejala penyakit pernapasan lainnya.
  3. Infeksi cacing, infeksi mata dan penyakit kulit, . Penelitian juga telah membuktikan bahwa selain diare dan infeksi saluran pernapasan penggunaan sabun dalam mencuci tangan mengurangi kejadian penyakit kulit; infeksi mata seperti trakoma, dan cacingan khususnya untuk ascariasis dan trichuriasis.

Beberapa catatan yang dapat diperhatikan mengenai cuci tangan pakai sabun ini adalah :

  1. Biasakan mencuci tangan tidak hanya pada saat tangan kita kotor.
  2. Bila memungkinkan, cuci tangan dengan air hangat (37.7°C – 42,2°C).
  3. Sebaiknya lepaskan perhiasan (cincin)  yang melekat pada jari dan tangan, setelah selesai mencuci tangan cuci juga cincin tersebut sebelum dikenakan kembali.
  4. Sedapat mungkin menggunakan sabun cair apabila di tempat umum karena sabun padat dapat menjadi sarang bakteri dari tangan-tangan pengguna lain.
  5. Bilas tangan hingga bersih, usahakan dengan air yang mengalir.
  6. Keringkan tangan dengan baik karena sebuah penelitian menemukan bahwa tangan yang sudah dibilas tapi belum dikeringkan dapat men-transfer 31.000 mikroorganisme ke makanan yang disentuhnya.
  7. Sebaiknya tidak memanjangkan kuku jari, namun jika menyukai kuku panjang maka rawat dan bersihkan dengan baik.

Arti Kode Plastik

Pernahkah anda perhatikan tanda segitiga pada botol plastik anda atau anak anda? Atau cetakan plastik puding anda? Aman atau tidak bagi kesehatan anda dan keluarga?

Secara umum tanda pengenal plastik tersebut berciri-ciri :

1. Berada atau terletak di bagian bawah,
2. Berbentuk segitiga,
3. Di dalam segitiga tersebut terdapat angka,
4. Serta nama jenis plastik di bawah segitiga.

Berikut arti dari istilah-istilah tersebut

1. PETE atau PET (polyethylene terephthalate) biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih, transparan, tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Botol-botol dengan bahan dengan kode 1 direkomendasikan hanya untuk sekali pakai. Jangan pakai untuk air hangat apalagi panas.

2. HDPE (high density polyethylene) biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu. Sama seperti nomor 1 PET, yang ini juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian. Buang botol yang sudah lama akan terlihat kusam atau terlihat baret-baret.

3. V atau PVC (polyvinyl chloride) adalah plastik yang paling sulit di daur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik pembungkus dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila dipanaskan. PVC berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.

4. LDPE (low density polyethylene) biasa dipakai untuk tempat makanan dan botol-botol yang lembek. Barang-barang dengan kode #4 dapat di daur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang dengan #4 bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat makanan.

5. PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Cari simbol ini bila membeli barang berbahan plastik.

6. PS (polystyrene) biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dll. Bahan Polystyrene bisa membocorkan bahan styrine ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Bahan Styrine berbahaya untuk otak dan sistem syaraf. Selain tempat makanan, styrine juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari dan banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara China. 6 PS-E. PSE (Expanded Polystyrene) agak mirip dengan yang di atas. Tapi yang ini untuk jenis plastik seperti kotak CD, gelas kristal, mainan anak² dan video kaset.

7. Other (biasanya polycarbonate) bisa didapatkan di tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga. Polycarbonate bisa mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon. Hindari bahan plastik Polycarbonate. Jadi, hati-hati menggunakan yang berkode nomer 1, 3, 6 dan 7 (PC) karena seluruhnya menggunakan bahan kimiawi, dan gunakan sekali saja. Bila ingin aman gunakan yang berkode nomer 2, 4, 5, dan 7 ( SAN(styrene acrylonitrile) atau ABS(acrylonitrile butadiene styrene) )

Tips Memilih Wadah Plastik Yang Aman

1. Jangan tergiur wadah yang berharga murah, tetapi memberikan resiko buruk bagi kesehatan.
2. Pilih merek dagang yang sudah dipatenkan.
3. Beli dari penjual atau dealer resmi untuk menghindari produk palsu.
4. Memenuhi standar mutu dan keamanan pangan dari lembaga berwenang, baik negara asal atau di Indonesia.

Source : http://sehatuntuksemua.wordpress.com/2009/08/17/arti-kode-plastik/